Referensi Camera Analog Murah

Referensi Camera Analog Murah

Referensi Camera Analog Murah – Beberapa saat terakhir, trend camera analog kembali tumbuh subur di kelompok beberapa anak muda.

Makin vintage dan old-fashion, makin dipandang bagus. Memfoto dengan camera analog mempunyai daya magnet tertentu karena hasilnya tidak dapat disaksikan langsung dan harus lewat pemrosesan di kamar gelap lebih dulu.

Referensi Camera Analog Murah Terbaik untuk Pemula

Beberapa hal yang bau vintage dan classic sekarang mulai kembali naik dan jadi trend baru terutamanya di kelompok beberapa anak muda.

Bukan hanya mode, tetapi trend camera analog kembali disukai beberapa orang. Memfoto dengan memakai camera analog sekarang dipandang bagus karena ada daya magnet sendiri dengan hasil tidak dapat disaksikan langsung.

Baca Juga: Televisi 55 Inch Terbaik

Nah, untuk kamu yang kemungkinan mulai ketarik atau telah menekuni hoby baru ini dan sedang mencari camera analog berkualitas, tetapi murah, di bawah ini ada banyak referensi camera analog murah dengan kualitas bagus yang menjadi opsi kamu.

Bagaimana, mulai ketarik? Berikut Referensi Camera Analog Murah untuk pemula yang harga dapat dijangkau!

Canon AE-1

Dikenalkan pada April 1976, Canon AE-1 menjelma jadi salah satunya camera paling sukses di dunia. Ini ialah camera SLR dengan Automatic Exposure/AE (penerangan automatis) yang dikendalikan secara elektronik.

Mempunyai shutter speed sampai 1/1000 detik, camera ini cocok dengan beberapa lensa, seperti Canon FD 50mm f/1.4 SSC dan FD 50mm f/1.8 SC. Dengan berat cuman 590 gr, Canon AE-1 fleksibel untuk dibawa kemanapun.

Karena sudah lama dikeluarkan, camera ini cuman dapat didapat pada keadaan sisa. Di sejumlah digital marketplace, harga bervariatif dari Rp4,3 juta sampai Rp4,65 juta, telah terhitung dengan lensa bawaan.

Nikon FE2

Nikon FE2 di-launching di tahun 1983 dan dibuat di antara tahun 1983-1987. Datang dalam warna hitam dan krom, camera ini mempunyai kecepatan rana optimal 1/4000 detik dengan kecepatan penyelarasan flash pada 1/250 detik.

Sementara, capaian ASA/ISO dimulai dari 12 sampai 4000. Lensa yang cocok ialah yang bertipe AI/AIS/AF dan AFS. Beratnya cuman 550 gr, membuat pas untuk hunting photo tanpa berasa capek.

Sama dengan camera awalnya, Nikon FE2 cuman dapat ditemui pada keadaan sisa. Mengawasi di website e-commerce, harga bervariatif dari Rp1,7 juta (bodi only) sampai Rp2,4 juta (terhitung lensa).

Olympus OM-1

Olympus OM-1 dikeluarkan di tahun 1972. Sesungguhnya, cukup telat jika dibanding dengan Nikon F yang di-launching 13 tahun terlebih dahulu. Karena cukup telat masuk di baris SLR 35mm, mereka harus mencolok supaya sukses.

Olympus OM-1 bereksperimen dengan bentuknya yang ramping, enteng, dan compact. Beratnya cuman 510 gr dengan dimensi 136 x 83 x 50 mm. Akhirnya, camera ini dianggap sebagai SLR 35mm yang paling kecil dan paling ringan di dunia!

Karena ramping dan enteng, Olympus OM-1 pas dipakai untuk traveling dan street fotografi. Dengan capaian ISO 25-1600 dengan shutter speed sampai 1/1000 detik, camera ini cuman ada pada keadaan sisa dimulai dari Rp1,8 juta sampai Rp2,5 juta.

Pentax K1000 Referensi Camera Analog Murah

Camera bikinan Asahi Optical Co., Ltd ini dibuat dari tahun 1976 sampai 1997. Karena bentuknya yang kuat dengan ketahanan mengagumkan, Pentax K1000 sukses terjual lebih dari tiga juta unit! Pentax K1000 mempunyai capaian ISO/ASA 20-3200 dengan shutter speed sampai 1/1000 detik dan penyelarasan flash 1/60 detik. Tetapi, camera ini lebih berat dengan berat 628 gr (terhitung baterei, strap, dan roll berisi 36 film).

Ingin mengantarnya pulang? Persiapkan dahulu anggaran di antara Rp1,95 juta sampai Rp2,45 juta. Kamu dapat menelusurinya di marketplace, ya!

Minolta SR-T 101

Jika dibanding dengan camera yang lain sudah disebut, Minolta SR-T 101 terhitung pion di kelompok SLR 35mm. Camera ini di-launching di tahun 1966 oleh Minolta Kamera Co dan dibuat sepanjang 10 tahun.

Walau dikeluarkan paling dahulu, camera ini mempunyai capaian ASA/ISO yang lumayan luas, dari 6-6400. Sementara, shutter speed dan penyelarasan flash nyaris sama dengan camera lain, yaitu 1/1000 detik dan 1/60 detik.

Dengan berat 560 gr, Minolta SR-T 101 cukup nyaman digunakan untuk hunting photo. Dipasarkan pada keadaan sisa di e-commerce, harga dimulai dari Rp1,85 juta sampai Rp2,4 juta (terhitung lensa).

Ricoh KR-5

Ricoh KR-5 ialah camera SLR 35mm yang dikeluarkan di tahun 1978. Lensa standarnya mempunyai bukaan maksimal f/2.2 dengan panjang fokal 55mm, dikutip situs Lomography.

Camera ini mempunyai kecepatan rana 1/8 detik sampai 1/500 detik dengan penyelarasan flash dari 1/8 detik sampai 1/60 detik. Ricoh KR-5 dapat berpijar dengan 2 baterei oksida perak 1.5V.

Ingin ketahui harga? Bila dipasarkan sepaket dengan lensa, harga rerata Rp1,8 juta. Tapi, ada juga yang jual pada harga di bawah Rp1 juta lho!

Referensi Camera Analog Murah Nikon FM10

Semuanya yang pernah megang SLR keluaran tahun 1995 ini tentu senang dengan keentengan dan kekuatannya ngejepret dengan kecepatan di antara 1 sampai 1/2.000 detik. Tetapi sayang, body metal ini populer mudah ngelupas.

Nikon FM2

“Kakaknya” FM10 yang lahir di 1982 ini bisa bekerja pada suhu berlebihan -40 derajat celcius sampai 50 derajat celcius, loh. Pas sekali digunakan beberapa petualang buat ngejepret object jarak dekat sampai jarak jauh. Sudah begitu, kecepatan jepretnya dimulai dari 1 sampai 1/4.000 detik. Multi peranan sekali, ya kan.

Yashica FX-3 Super 2000

Biasa disebutkan FX-3 sang enteng tetapi gesit karena beratnya hanya 450 g. Lensanya sudah terang dapat ditukar-ganti dengan semua lensa manual konsentrasi keluaran Yashica / Contax. Dibikin tahun 1986, camera ini punyai kecepatan ngambil gambar sampai 1/2000 detik.

Fujica M1

Periode hispter camera mirrorless zaman saat ini diawali dengan terkenalnya Fujica M1, camera bikinan Indonesia sampai ke Prancis. Bodynya yang plastik semua membuat camera ini benar-benar mudah. Hasil bidikannya, benar-benar serupa camera-kamera LOMO.

Yashica Electro 35 G SN Referensi Camera Analog Murah

Psst. Yakin tidak kalau camera yang digunakan Peter Parker di “The Amazin Spiderman” (2012) ini dipasang lensa fixed lens 45mm. Walau konsentrasinya harus dicari dengan manual, tehnologi camera yang launching tahun 1976 ini beritanya punyai feature mengendalikan penerangan secara automatis, loh. Tetapi, bodynya yang kecil tidak sepadan sama beratnya yang cukup.

Olympus MJU II

Camera pocket Olympus MJU II sudah dipasang lensa final 35mm dengan aperture f/2,8. Dalam kata lain, hasil bidikannya tuch tajam dan dapat bokeh-bokeh bagaimana begitu seperti camera-kamera mirrorless zaman saat ini. Sumpah. Tidak boleh kira karena camera imut ini karena hasilnya ok.

Referensi Camera Analog Murah Rollei 35

Dan yang paling akhir ada Rollei 35. Bila dikomparasi sama yang lain, camera ini punyai wujud yang sedikit berbeda plus ukuran imut!

Camera jendela incar miniatur 35mm ini dikenalkan di tahun 1966. Rollei 35 ialah camera 35mm paling kecil sesudah Minolta TC-1 dan Minox 35. Dalam 30 tahun, ada 2 juta unit yang dibuat.

Rollei 35 mempunyai ASA/ISO 25-1600, diafragma f/3.5 sampai f/22, dan shutter speed 1/2 detik sampai 1/500 detik. Ada dalam warna hitam dan krom, camera ini beratnya cuman 370 gr.

Tidak boleh salah, walau yang paling kecil, Rollei 35 ialah yang paling mahal! Harga seputar Rp3,5 juta. Bahkan juga, seri yang classic gold dipasarkan pada harga di atas Rp50 juta!

Nah, itulah13 camera analog terbaik sekalian paling murah untuk pemula. Berminat untuk coba memfoto dengan camera film?